NasionalTPT

Prediksi Bisnis Industri TPT di Tahun 2023

BULETIN TEKSTIL.COM/ Jakarta- Industri Tekstil dan produk tekstil merupakan industri padat karya, banyak prediksi bahwa di tahun 2023 merupakan tahun sulit bagi industri TPT. Melemahnya permintaan dari negara-negara ekspor utama dan ditambah gempuran prduk impor yang membanjiri pasar domestik, menjadi pembenaran bagi pengusaha untuk merumahkan karyawan bahkan PHK.

Jika melihat kinerja industri TPT kuartal IV 2022, dipastikan di tahun 2023 kondisi industri masih melemah. mengingat industri ini merupakan industri yang paling rentan dengan PHK karena menyerap banyak tenaga kerja. catatan KADIN bahwa serapan tenaga kerja di sektor ini mencapai 3,65 juta orang atau sekitar 18,79%  total pekerja industri manufaktur.

sementaara pengeluaran industri ini banyak bersinggungan dengan dollar AS, dan seperti kita lihan Greenback sedang menunjukan powernya terhadap mata uang termasuk rupiah. Otomatis biaya produksi akan meningkat.

Masih menurut data Kadin, impor kapas dan bahan baku lain oleh industri TPT dalam negeri masih cukup tinggi dan mencapai USS 1.866,1 juta, sedangkan ekspor hanya 868,4 juta.

Biaya energi juga mengacu pada nilai dollar. Rata-rata biaya listrik untuk  produksi di indonesia sebasar USS 10 Sen/Kwh, dan biaya ini termasuk tinggi dibandingkan dengan negara lain sepertii negara Vietnam dan bangladesh yang hanya sebesar USS 7 Sen/Kwh dan USS 6 Sen/Kwh.

Selain itu juga kondisi mesin dengan teknologi yang tergolong rendahpun menyebabkan produktivitas TPT di Indonesia tertinggal. Ini yang menyebabkan mereka lebih memilih mengimpor daripada memproduksi sendiri.

masih menurut data Kadin, ekspor TPT bulan September dan Oktober 2022 dilaporkan menurun sekitar 30% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021. Permintaan dari AS dan Jerman menjadi 20%-30%.  Efek jauhnya dari kondisi ini adalah PHK, belum lama ini PT. Kahatex di Sumedang Jawa Barat mengabarkan telah mem-PHK 900 Karyawan, Sedangkan jika merujuk pada catatan yang dikeluarkan Asosiasi Pertekstilan Indonesia/API sekiytar 43.000 karyawan industri TPT terkena PHK sejak Pandemi Covis-19.

Kadin mengakui bahwa tantangan industri TPT sangat berat, namun Kadin berharap PHK merupakan solusi terakhir yang dipilih oleh pengusaha.

(Red B-Teks/Ly)

Views: 152

One thought on “Prediksi Bisnis Industri TPT di Tahun 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *