PERAN TEKSTIL CERDAS BANTU PROSES PENGOBATAN PASIEN PARKINSON (Bagian II)

BULETIN TEKSTIL.COM/ Jakarta – Seperti yang sudah di terangkan pada bagian I mengenai peran tekstil cerdas dalam membantu proses pengobatan pasien parkinson, ini merupakan sambungan dari bagian I.

Baca : PERAN TEKSTIL CERDAS BANTU PROSES PENGOBATAN PASIEN PARKINSON (Bagian I )

Sarung tangan pintar tersebut secara garis besar terbuat dari sebuah sarung tangan tekstil berbahan dasar tenunan yang disisipkan bahan sensor yang bersifat fleksibel dan dapat merasakan rangsangan ketika tertekuk atau ditarik. Kemudian diharapkan akan dihasilkan sebuah sinyal elektrik ketika terjadi sebuah tekukan atau deformasi pada bahan sensor fleksibel.

Selanjutnya sinyal elektrik tersebut akan diteruskan pada sebuah perangkat pengolah informasi sensor untuk diolah ke dalam bentuk data dan dikumpulkan oleh sebuah perangkat nanokontroler. Benang konduktif juga digunakan dalam rancangan ini sebagai bahan penghantar sinyal elektrik antar bagian, baik dari bagian sensor menuju modul pengolah informasi, maupun dari bagian pengolah informasi menuju modul nanokontroler.

Benang konduktif dipilih karena sifatnya yang dapat menghantarkan arus listrik (DC/arus lemah), disamping memiliki karakteristik yang khas sebagai material benang tekstil yang awet dan fleksibel.

Rancangan Awal Desain Sarung Tangan Pintar yang Diusulkan oleh Professor Mankodiya dkk.

Ilustrasi pembacaan sinyal elektrik yang dihasilkan oleh sarung tangan pintar dalam berbagai keadaan untuk menggambarkan aktifitas tangan pasien Parkinson saat mengenakan Sarung tangan.

Dengan mengkombinasikan fitur Internet of Things (IoT), sarung tangan cerdas tersebut dapat mengunggah data pasien ke internet secara nirkabel agar pengukuran dapat dilakukan dengan lebih reliable dan pada waktu yang lebih rill.

Lebih lanjut penelitian ini telah mencapai tahap pengembangan dan berhasil mendapatkan pendanaan dari National Science Foundation (NSF) hingga total biaya sebesar $249,977 karena dinilai memiliki potensi komersial yang sukses dan dampak sosial yang cukup tinggi, terutama dalam bidang medis di Amerika Serikat.

Hingga saat tulisan ini dimuat, peneliti masih bekerja untuk terus mengembangkan sistem usulan ini hingga ke tingkat kesiapan teknologi yang lebih maju dengan melakukan riset yang melibatkan sekitar 20 hingga 30 orang pasien Parkinson setiap harinya di Rumah Sakit Wilayah Rhode Island.

“Tidak ada obat untuk penyakit Parkinson, tetapi jika dokter dapat memantau pasien mereka dari jarak jauh menggunakan sarung tangan pintar, itu akan memungkinkan mereka untuk menilai bagaimana obat bekerja dan kemudian membuat penyesuaian jika perlu,” Ujar Hopkins selaku salah satu pasien yang telah bergabung dalam program tersebut.

Hopkins mempercayai bahwa dirinya telah berhasil memperlambat penyakit dalam dirinya dengan tetap berlatih secara konsisten dan terukur. Mungkin suatu hari nanti, pasien seperti Hopkins akan menerima rencana perawatan paling optimal dari dokter mereka berdasarkan umpan balik dari sarung tangan pintar yang mereka kenakan.

(Red B-Teks/Andrian Wijayono, S.Tr.T., M.Tr.T)

Magister Rekayasa Tekstil & Apparel Politeknik STTT Bandung

Hits: 10

One thought on “PERAN TEKSTIL CERDAS BANTU PROSES PENGOBATAN PASIEN PARKINSON (Bagian II)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *